THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

Selasa, 14 Juni 2011

SOP (Standart Operasional Prosedure) Pemasangan Infus

Alat dan bahan : 1. Standart infus 2. Infus set 3. Cairan infus 4. Abokat / IV Chateter / Medikat 5. Kapas steril 6. Kapas lidi steril 7. Kassa steril 8. Handschoen steril 10. Povidon Iodine 11. Botol Spery steril (isi alkohol 12. Korentang 13. Bak instrumen 14. Perlak dan pengalas 15. Bengkok 16. Alat cukur 17. Gunting 18. Torniquet 19. Plester 20. Cucing Implementasi 1. Cuci tangan dengan sabun di bawah air yang mengalir 2. Pasien diberi penjelasan 3. Siapkan area yang akan di pasang infus (prioritas vena distal dan bagian sinistra) 4. Cukur area bila ada bulu 5. Periksa ulang yang akan diberikan 6. Tusukkan selang infus pada botol cairan 7. Keluarkan udara dari selang infus , alirkan cairan ,tampung di bengkok, setelah tidak ada udara di selang infus, matikan alirannya 8. Pasang perlak dan pengalas 9. Pastikan vena yang akan ditusuk 10. Pasang torniquet di atas lokasi penusukan 11. Lakukan desinfeksi dengan kapas alkohol dengan gerakan memutar dari dalam ke luar, atau dari bawah ke atas. Dilakukan 2-3 kali dengan kapas alkohol yg berbeda ( 1x desinfeksi dgn 1 kapas, setelah itu ganti kapas alkohol lagi) 12. Pakai handschoen 13. Masukkan abokat pada vena yang ditentukan, dengan sudup 10-30 derajat, lubang jarum menghadap ke atas 14. Setelah abokat masuk, torniquet dilepas , jika masuk seperempat, madrin (jarum) ditarik sedikit, jika ada darah , abokat dimasukkan sampai pangkal 15. Sebelum melepas madrin, tekan ujung abokat dengan jari, lepas madrinnya, kemudian sambung pangkal abokat dengan infus set 16. Fiksasi a. IV chateter bersayap - Letakkan plester di bawah sayap ,dilipat ke atas sayap searah dan sejajar ujung IV chateter - Letakkan plester kedua diatas pangkal IV chateter dan sayap dengan posisi melintang , beri povidine iodine dgn menggunakan kapas lidi - tutup dengan kasa steril dan letakkan plester di atasnya - tulis tanggal dan jam pemasangan infus b. IV chateter tanpa sayap - letakkan plester di bawah pangkal IV chateter, silangkan diatasnya, jgn sampai menutup luka tusukan - letakkan plester kedua diselang plester pertama di atas pangkal IV chateter - beri povidine iodine dengan menggunakan kapas lidi - tutup dgn kasa steril dan beri plester di atasnya -tulis tanggal pemasangan infus 17. Hitung jumlah tetesan sesuai kebutuhan 18. Perhatikan reaksi pasien 19. Catat waktu pemasangan infus, jenis cairan dan jumlah tetesan pd lembar observasi 20. Klien dirapikan 21. Jelaskan aktivitas pasien yg b0leh dan tdk boleh..